Kurikulum Merdeka

Cara Membuat Rencana Pembelajaran (RPP/Modul Ajar) dengan Bantuan AI

✍️ Edi Nurhadi, SE. 📅 18 Oktober 2026 ⏱️ 5 menit baca 👁️ 0 dibaca
Cara Membuat Rencana Pembelajaran (RPP/Modul Ajar) dengan Bantuan AI

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau modul ajar adalah dokumen yang wajib dimiliki guru sebelum masuk kelas. Masalahnya, menyusunnya dari nol untuk setiap pertemuan — dengan komponen yang lengkap dan bahasa yang rapi — bisa menghabiskan waktu berjam-jam setiap minggu. Rencana Pembelajaran di Jurnal Guru memangkas proses itu drastis: AI menyusun draf lengkapnya, kamu tinggal menyunting dan menyesuaikan.

Artikel ini memandumu membuat rencana pembelajaran yang sesuai ketentuan, dari memilih konteks sampai mengunduh dokumen siap cetak.

Tiga Komponen Wajib Menurut Permendikdasmen 1/2026

Sebelum praktik, pahami dulu strukturnya. Sesuai Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 Pasal 5, sebuah rencana pembelajaran memuat tiga komponen wajib:

  1. Tujuan — apa yang harus dicapai siswa pada pertemuan ini.
  2. Langkah — tahapan kegiatan, tersusun bernomor: 1. Pendahuluan, 2. Inti, 3. Penutup.
  3. Penilaian/asesmen — bagaimana ketercapaian tujuan diukur.

Di Jurnal Guru, satu rencana = satu pertemuan, untuk satu kelas, satu mata pelajaran, dan satu semester. Sistem bahkan memvalidasi tiap komponen secara khusus — kalau kolom tujuan kosong, pesan error-nya menyebut bahwa itu komponen wajib peraturan, bukan sekadar "field required" generik.

Prasyarat: Pilih Kelas, Mapel, dan Semester Dulu

Alur di menu ini sedikit berbeda dari menu lain — dan ini disengaja. Saat membuka Rencana Pembelajaran, kamu wajib memilih Kelas, Mata Pelajaran, dan Semester terlebih dahulu sebelum tombol "Rencana baru" bisa dipakai. Daftar rencana pun hanya tampil setelah ketiganya dipilih.

Tujuannya agar setiap dokumen selalu terkonteks dengan benar: tidak ada rencana "menggantung" tanpa kelas atau semester yang jelas. Pilih ketiganya, dan daftar rencana per pertemuan (urut tanggal) akan muncul.

Langkah 1 — Membuat Rencana Baru

  1. Setelah memilih kelas, mapel, dan semester, klik Rencana baru. Ketiganya otomatis terkunci sebagai data tersembunyi — kamu tidak perlu mengisinya lagi.
  2. Isi Tanggal pertemuan (wajib).
  3. Tulis Materi pokok (wajib, maksimal 10000 karakter). Ini fondasi segalanya — draf AI membutuhkannya sebagai bahan utama, jadi tulis dengan jelas dan spesifik.

Langkah 2 — Sisipkan Tujuan Pembelajaran (TP)

Kalau kamu sudah menyusun Tujuan Pembelajaran (TP) di menu Nilai, manfaatkan. Di form rencana ada daftar "Sisipkan dari tujuan pembelajaran":

  1. Centang TP yang relevan dengan pertemuan ini.
  2. Klik "Sisipkan yang dipilih" — teks TP langsung masuk ke kolom Tujuan.

TP yang disisipkan juga menjadi konteks tambahan untuk draf AI, sehingga hasilnya lebih selaras dengan kurikulum yang kamu pakai. Semakin kaya konteks yang kamu berikan, semakin relevan draf yang dihasilkan.

Langkah 3 — Biarkan AI Menyusun Drafnya

Ini bagian yang menghemat waktu paling banyak. Klik "Buatkan draf AI" (membutuhkan API key Gemini yang sudah terdaftar dan aktif):

  • AI mengembalikan tiga bagian sekaligus: {tujuan, langkah, penilaian}.
  • Bagian langkah wajib tersusun bernomor: 1. Pendahuluan / 2. Inti / 3. Penutup.
  • Ketiga kolom form terisi otomatis dan ditandai sebagai draf AI.

Kalau AI tidak mengembalikan format yang dikenali, sistem menampilkan pesan error dan memintamu mencoba lagi — datamu tidak hilang, cukup klik ulang. Setelah draf muncul, periksa dan sunting: sesuaikan dengan karakteristik kelasmu, tambahkan contoh yang dekat dengan kehidupan siswa, dan pastikan penilaiannya realistis untuk dilaksanakan.

Prinsip yang sama berlaku di semua fitur AI Jurnal Guru: AI menyusun draf, guru yang memutuskan. Dokumen final adalah tanggung jawab profesionalmu.

Langkah 4 — Sunting, Lengkapi, Simpan

Setelah tiga komponen wajib terisi, buka "Panel Lengkap" bila perlu menambahkan detail opsional: metode (maksimal 200 karakter), media & sumber belajar, dan alokasi waktu (maksimal 100 karakter). Lalu klik Simpan — kamu masuk ke halaman detail rencana.

Dari halaman detail, rencana bisa diubah, dihapus, atau diunduh sebagai PDF maupun Word .docx — semuanya sudah berkop sekolah dan siap dicetak atau diarsipkan.

Jembatan ke Jurnal Mengajar: Rencana yang Hidup

Fitur paling elegan di menu ini adalah jembatan dua arah dengan Jurnal Mengajar. Dari halaman detail rencana, ada tombol "buat jurnal dari rencana" — sekali klik, tanggal, kelas, mapel, materi, dan metode terisi otomatis di form jurnal. Kamu tinggal mencatat apa yang benar-benar terjadi di kelas.

Sebaliknya, jurnal yang sudah ditulis bisa menjadi bahan evaluasi: bandingkan rencana dengan realisasi, dan gunakan temuan itu untuk memperbaiki rencana pertemuan berikutnya. Siklus rencana → pelaksanaan → refleksi → perbaikan inilah inti pengembangan profesional guru — dan sistem membuatnya nyaris tanpa gesekan. Praktik seperti inilah yang termasuk hal konkret yang bisa guru lakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Strategi Cerdas: Satu Materi, Banyak Kelas

Mengajar materi yang sama di tiga kelas paralel? Kamu tidak perlu menyusun tiga rencana dari nol. Buat satu rencana yang matang untuk kelas pertama, lalu jadikan sebagai acuan: materi pokok, tujuan, dan langkah intinya sama — yang disesuaikan hanya tanggal pertemuan dan penyesuaian kecil per karakteristik kelas. Dengan draf AI, variasi untuk tiap kelas pun bisa dibuat dalam hitungan menit. Pola kerja seperti ini mengubah penyusunan RPP dari pekerjaan mingguan yang melelahkan menjadi rutinitas ringan.

Tips Rencana yang Realistis (Bukan Sekadar Dokumen)

  • Tulis materi pokok se-spesifik mungkin. "Operasi hitung campuran bilangan bulat" menghasilkan draf jauh lebih baik daripada sekadar "matematika".
  • Satu pertemuan, satu fokus. Godaan memasukkan terlalu banyak tujuan membuat langkah kegiatan tidak realistis dieksekusi dalam 2×45 menit.
  • Uji keterlaksanaan penilaian. Kalau penilaiannya butuh 30 menit padahal alokasi intimu 60 menit, rencananya perlu disesuaikan — bukan dipaksakan.
  • Manfaatkan arsip sebagai bank ide. Rencana semester lalu yang berhasil bisa dipakai lagi tahun ini dengan penyesuaian kecil — tidak perlu selalu mulai dari nol.
  • Jangan menunda sinkronisasi ke jurnal. Buat jurnal dari rencana di hari yang sama selagi ingatan masih segar; menumpuk administrasi justru memperberat beban yang ingin kamu ringankan.

Susun Rencanamu Berikutnya dalam Hitungan Menit

Dari materi pokok menjadi dokumen lengkap berkop sekolah — dengan bantuan AI, seluruh prosesnya bisa selesai dalam hitungan menit, bukan jam. Mulailah dari satu pertemuan minggu depan, rasakan alurnya, lalu terapkan ke semua kelasmu. Daftar gratis di Jurnal Guru dan buat rencana pembelajaran pertamamu sekarang.

#RPP #modul ajar #kurikulum merdeka #AI guru

Suka menulis administrasi jadi semudah ini? ✏️

Coba Jurnal Guru gratis 2 hari — tanpa kartu kredit.

Daftar Gratis