Kurikulum Merdeka

Cara Membuat LKPD, Rubrik, dan ATP Otomatis dengan Perangkat AI

✍️ Edi Nurhadi, SE. 📅 19 Oktober 2026 ⏱️ 6 menit baca 👁️ 0 dibaca
Cara Membuat LKPD, Rubrik, dan ATP Otomatis dengan Perangkat AI

Perangkat Pembelajaran: Pekerjaan Rutin yang Menyita Waktu

Di era Kurikulum Merdeka, guru tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga menyiapkan perangkat pembelajaran yang lengkap: LKPD untuk aktivitas siswa di kelas, rubrik untuk menilai secara objektif, dan ATP sebagai peta alur pembelajaran selama satu fase. Ketiganya penting, ketiganya memakan waktu.

Kabar baiknya, pekerjaan yang berpola seperti ini sangat terbantu oleh kecerdasan buatan. Menu Perangkat AI di Jurnal Guru memungkinkan guru membuat ketiga dokumen tersebut dalam tiga mode: full-AI, semi (AI lalu disunting), atau tulis manual penuh. Hasilnya bisa diunduh sebagai PDF atau Word berkop sekolah, siap dilampirkan sebagai bukti perangkat pembelajaran.

Mengenal Tiga Tipe Dokumen Perangkat AI

LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

LKPD adalah lembar aktivitas yang memandu siswa belajar mandiri atau berkelompok. Dokumen LKPD yang dihasilkan memuat identitas, tujuan pembelajaran, petunjuk penggunaan, kegiatan bernomor, 3–5 soal latihan, dan 2–3 pertanyaan refleksi.

Rubrik Penilaian

Rubrik membuat penilaian tugas menjadi objektif dan transparan. Hasilnya berupa tabel Aspek × Level berisi deskriptor konkret untuk setiap level, plus panduan cara menggunakannya. Jumlah level bisa diatur 2–5, dengan default 4 level berlabel Sangat Baik hingga Belum Berkembang.

ATP (Alur Tujuan Pembelajaran)

ATP memetakan urutan tujuan pembelajaran beserta materi pokoknya per tahap atau semester dalam satu fase. Dokumen yang dihasilkan memuat rasional, tabel Tahap/Semester | TP | Materi Pokok yang diurutkan berdasarkan prasyarat, serta catatan pelengkap.

Prasyarat: Siapkan Mapel, TP, dan API Key

Sebelum membuat dokumen, pastikan:

  • Mata pelajaran sudah terdaftar di data sekolah (wajib untuk semua tipe dokumen).
  • Tujuan Pembelajaran (TP) dari menu Nilai sangat disarankan untuk LKPD dan ATP — TP tampil sebagai checkbox di form sehingga AI punya konteks yang tepat.
  • API key Gemini milik sendiri sudah didaftarkan di Pengaturan (gratis dari Google AI Studio). Semua fitur AI di Jurnal Guru memakai sistem bring your own key: kuota dan biaya AI ditanggung key masing-masing guru, bukan aplikasinya.

Langkah Membuat Dokumen dengan Perangkat AI

  1. Buka menu Perangkat AI, lalu pilih tab tipe dokumen: LKPD, Rubrik, atau ATP.
  2. Klik Buat dan isi form sesuai tipe dokumen (lihat panduan per tipe di bawah).
  3. Klik Buatkan dengan AI — hasilnya masuk ke editor untuk diperiksa dan disunting manual. Dokumen hasil AI ditandai khusus agar jelas statusnya.
  4. Alternatif: lewati AI dan langsung tulis manual di editor bila sudah punya draf sendiri.
  5. Klik Simpan. Dokumen tersimpan dan bisa diubah, dihapus, atau diunduh sebagai PDF/Word berkop sekolah (lengkap dengan tanggal serta nama dan NIP guru).

Form LKPD: materi pokok dan TP

Isi judul dokumen, pilih mapel (kelas bersifat opsional di menu ini), tulis materi pokok (wajib), dan centang TP yang relevan bila sudah tersedia. Tambahkan catatan untuk AI bila ada arahan khusus, misalnya gaya bahasa atau tingkat kesulitan soal latihan.

Form Rubrik: deskripsi tugas dan aspek

Tulis deskripsi tugas yang akan dinilai (wajib), daftarkan aspek penilaian satu per baris (wajib), dan tentukan jumlah level. Opsional: pilih asesmen dari menu Nilai sebagai konteks agar rubrik selaras dengan kegiatan penilaian yang sudah direncanakan.

Form ATP: fase dan TP atau garis besar materi

Pilih fase (wajib: A untuk kelas 1–2 SD sampai F untuk kelas 11–12 SMA), lalu isi salah satu yang wajib: daftar TP yang dicentang, atau garis besar materi. Jika keduanya kosong, form akan ditolak — jadi pastikan salah satunya terisi.

AI Membantu, Guru Memutuskan

Prinsip penting dalam menggunakan fitur ini: dokumen yang masuk ke editor wajib diperiksa dan disunting sebelum disimpan. AI sangat cepat menyusun kerangka dan draf awal, tetapi guru yang memahami konteks kelasnya — kemampuan siswa, alokasi waktu, dan kekhasan materi.

Periksa khususnya hal-hal berikut:

  • Kesesuaian TP dan materi dengan yang benar-benar diajarkan di kelas.
  • Tingkat kesulitan soal latihan LKPD dan deskriptor rubrik — pastikan realistis untuk jenjang siswa.
  • Urutan materi pada ATP — pastikan prasyarat konsep sudah benar sebelum materi lanjutan.
  • Bahasa dan istilah — sesuaikan dengan kurikulum dan kebiasaan sekolah.

Memilih Mode: Full-AI, Semi, atau Manual?

Perangkat AI menyediakan tiga pendekatan. Pilih sesuai situasi:

Full-AI: tercepat, untuk draf awal

Cocok ketika tenggat mepet — misalnya perangkat diminta besok pagi. Isi form selengkap mungkin (materi detail, TP yang dicentang, catatan arahan), klik Buatkan dengan AI, lalu sunting seperlunya. Semakin lengkap input, semakin relevan hasilnya.

Semi (AI lalu sunting mendalam): seimbang

Pola yang paling disarankan untuk penggunaan rutin. Biarkan AI menyusun kerangka 80% dokumen, lalu guru menyempurnakan 20%-nya: menyesuaikan contoh dengan konteks lokal sekolah, menambah kekhasan kelas, dan memastikan bahasa sesuai jenjang.

Manual penuh: kendali maksimal

Untuk dokumen yang sangat spesifik atau sensitif — misalnya rubrik penilaian proyek besar — tulis langsung di editor tanpa AI. Hasilnya tetap tersimpan rapi dan bisa diunduh PDF/Word seperti dokumen lainnya.

Contoh Kasus: Menyiapkan Perangkat Satu Bab

Misalnya Anda akan mengajar bab Ekosistem untuk IPA kelas 7 (fase D):

  1. ATP: pilih fase D, centang TP-TP bab ekosistem yang sudah dibuat di menu Nilai, klik Buatkan dengan AI. Hasilnya: alur TP per tahap yang urut dari konsep dasar ke lanjutan.
  2. LKPD: pilih mapel IPA, isi materi pokok rantai makanan dan jaring-jaring makanan, centang TP terkait. Hasilnya: lembar aktivitas berisi tujuan, petunjuk, kegiatan bernomor, soal latihan, dan pertanyaan refleksi.
  3. Rubrik: tulis deskripsi tugas presentasi hasil pengamatan ekosistem sekolah, daftarkan aspek (isi materi, kerja sama, presentasi), pilih 4 level. Hasilnya: tabel rubrik siap dipakai menilai.

Tiga dokumen saling terkait — TP yang sama menjadi benang merahnya — dan semuanya bisa diunduh sebagai PDF berkop untuk arsip perangkat pembelajaran.

Pertanyaan Umum tentang Perangkat AI

Apakah kelas wajib diisi saat membuat dokumen?

Tidak. Kelas bersifat opsional di menu ini — berbeda dengan menu Jurnal atau Rencana yang mewajibkan kelas. Ini memudahkan pembuatan dokumen yang dipakai lintas kelas.

Apakah hasil AI bisa langsung diunduh tanpa diperiksa?

Secara teknis bisa setelah disimpan, tetapi sangat tidak disarankan. Dokumen hasil AI ditandai khusus justru untuk mengingatkan guru memeriksanya dulu. Tanggung jawab isi tetap pada guru.

Apakah API key Gemini berbayar?

API key didapat gratis dari Google AI Studio. Kuota pemakaian mengikuti ketentuan key masing-masing guru, bukan ditanggung aplikasinya.

Bisakah dokumen dihapus atau diubah setelah disimpan?

Bisa. Dari daftar atau halaman detail dokumen, guru dapat mengubah judul dan konten, menghapus dokumen, atau mengunduh ulang dalam format PDF/Word kapan saja.

Dari Perangkat ke Pelaksanaan

Perangkat pembelajaran yang rapi membuat pelaksanaan di kelas lebih terarah: LKPD memandu aktivitas siswa, rubrik menjaga penilaian tetap adil, dan ATP memastikan tidak ada TP yang terlewat selama satu fase. Semuanya tersimpan digital, mudah dicari, dan siap diunduh ulang kapan pun dibutuhkan — misalnya saat supervisi atau akreditasi.

Perangkat yang baik juga mendukung pengembangan profesional guru. Baca juga panduan lengkap PPG 2026 dan 7 cara praktis mengurangi beban administrasi guru.

Susun perangkat pembelajaran dalam hitungan menit. Daftar gratis di Jurnal Guru — akun baru mendapat trial 2 hari dengan semua fitur terbuka, termasuk Perangkat AI untuk LKPD, rubrik, dan ATP.

#LKPD #rubrik penilaian #ATP #Kurikulum Merdeka #AI

Suka menulis administrasi jadi semudah ini? ✏️

Coba Jurnal Guru gratis 2 hari — tanpa kartu kredit.

Daftar Gratis