Cara Input Nilai, Mengatur TP dan KKTP di Jurnal Guru
Penilaian yang Rapi Dimulai dari Perencanaan
Banyak guru mencatat nilai di spreadsheet yang berbeda-beda setiap semester: satu file untuk ulangan harian, satu file untuk tugas, satu file lagi untuk rekap akhir. Saat rapor tiba, menggabungkan semuanya menjadi pekerjaan yang melelahkan dan rawan salah hitung.
Menu Nilai di Jurnal Guru dirancang mengikuti pola e-Rapor: satu alur utuh dari perencanaan (Tujuan Pembelajaran), pelaksanaan penilaian (asesmen), pengisian angka, sampai penetapan KKTP. Hasil akhirnya menjadi bahan baku angka rapor secara otomatis — tanpa rekap manual.
Urutan Kerja: TP → Asesmen → Input → KKTP
Ada empat tahap yang saling berurutan. Memahami urutan ini membuat seluruh proses penilaian berjalan mulus.
Tahap 1: Tujuan Pembelajaran (TP)
TP adalah fondasi. Tambahkan TP satu per satu untuk setiap mapel, lengkap dengan kode opsional (misalnya TP-1, TP-2) agar mudah dirujuk. TP bisa diedit atau dihapus kapan pun; jika sebuah TP dihapus, tautannya pada asesmen terkait menjadi kosong tetapi asesmennya tidak ikut terhapus.
Luangkan waktu di tahap ini — TP yang jelas membuat tahap-tahap berikutnya jauh lebih bermakna, terutama untuk deskripsi rapor otomatis.
Tahap 2: Asesmen
Asesmen adalah setiap kegiatan penilaian yang dilakukan: ulangan harian, tugas, proyek, atau ujian. Untuk setiap asesmen, isi judul, tipe, tanggal pelaksanaan, bobot (opsional, default 1), dan tautkan ke TP terkait bila ada.
Ada tiga tipe asesmen:
- Formatif — penilaian untuk umpan balik selama pembelajaran, tidak masuk hitungan angka rapor.
- Sumatif lingkup materi — penilaian setelah sekumpulan materi selesai, masuk hitungan rapor.
- Sumatif akhir semester — penilaian akhir, masuk hitungan rapor.
Tautkan asesmen ke TP sejak awal. Rata-rata per TP hanya menghitung asesmen yang memiliki tautan TP, dan kaitan inilah yang memungkinkan sistem menyusun saran deskripsi rapor otomatis nantinya.
Tahap 3: Input nilai
Nilai diisi dalam grid siswa × asesmen dengan skala 0–100 (boleh desimal). Grid ini membuat pengisian puluhan nilai menjadi cepat. Jika sebuah sel dikosongkan, nilai pada sel tersebut dihapus.
Perhatian: menghapus sebuah asesmen akan ikut menghapus semua nilai yang sudah diinput pada asesmen itu. Pastikan dulu sebelum menghapus.
Tahap 4: KKTP
KKTP (Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran) ditetapkan per mapel, per kelas, per semester, beserta catatan opsional. Dari angka KKTP inilah sistem menghitung interval predikat A/B/C/D secara otomatis dengan rumus: rentang 100 − KKTP dibagi 3. Contohnya, dengan KKTP 70: predikat A untuk nilai ≥ 90, B ≥ 80, C ≥ 70, dan D di bawah 70.
Artinya, skala predikat mengikuti KKTP yang ditetapkan guru — bukan rentang baku yang kaku. TP yang rata-rata nilainya di bawah KKTP akan ditandai sebagai bahan remedial.
Bagaimana Angka Rapor Dihitung?
Nilai angka rapor dihitung hanya dari asesmen sumatif (sumatif lingkup materi dan sumatif akhir semester) menggunakan rata-rata berbobot sesuai bobot masing-masing asesmen. Asesmen formatif dikecualikan — sesuai fungsinya sebagai umpan balik, bukan penentu nilai akhir.
Pemisahan ini penting dipahami: guru bisa leluasa memberi banyak penilaian formatif untuk memantau progres tanpa khawatir merusak nilai rapor siswa.
Prasyarat dan Aturan Kunci
Sebelum mulai, pastikan kelas sudah dibuat, mapel terdaftar di sekolah, dan siswa sudah terdaftar di kelas (dibutuhkan untuk grid input nilai). Semester akan terisi otomatis bila belum ada.
Satu aturan yang perlu diingat: semua perubahan nilai diblokir otomatis bila nilai rapor untuk lingkup tersebut sudah dikunci di menu Rapor. Jika muncul pesan bahwa nilai sudah dikunci, buka kuncinya terlebih dahulu di Rapor → Leger sebelum mengubah apa pun di menu Nilai.
Contoh Perhitungan Nilai Rapor
Agar konkret, misalkan untuk mapel Matematika seorang siswa memiliki tiga asesmen sumatif:
- Ulangan Harian 1 (sumatif lingkup materi), bobot 1, nilai 80.
- Ulangan Harian 2 (sumatif lingkup materi), bobot 1, nilai 90.
- Ujian Tengah Semester (sumatif), bobot 2, nilai 85.
- Kuis mingguan (formatif), nilai 70 — tidak ikut hitungan.
Nilai rapor = ((80 × 1) + (90 × 1) + (85 × 2)) ÷ (1 + 1 + 2) = 340 ÷ 4 = 85. Nilai formatif 70 tidak memengaruhi hasil sama sekali. Dengan KKTP 75, interval predikatnya: rentang 100 − 75 = 25, dibagi 3 ≈ 8,3 — sehingga predikat B untuk rentang 75 hingga di bawah 83, dan A mulai 83 ke atas. Nilai 85 berarti predikat A.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
- Lupa menautkan asesmen ke TP. Akibatnya saran deskripsi rapor otomatis kosong dan analisis per TP tidak jalan. Tautkan sejak asesmen dibuat, bukan di akhir semester.
- Menghapus asesmen tanpa sadar menghapus nilainya. Selalu periksa ulang sebelum menghapus asesmen yang sudah berisi nilai.
- Mengunci rapor terlalu dini. Sekali dikunci, koreksi nilai sekecil apa pun mengharuskan buka kunci dulu di Rapor → Leger. Kunci hanya setelah semua angka final.
- Mencampur formatif dan sumatif. Kuis latihan sebaiknya ditandai formatif agar tidak menggerus nilai rapor siswa yang sedang berproses belajar.
- KKTP belum diisi saat rapor dihitung. Tanpa KKTP, predikat tidak bisa ditentukan — isi KKTP sebelum hitung ulang di menu Rapor.
Pertanyaan Umum tentang Menu Nilai
Berapa bobot yang sebaiknya dipakai?
Tidak ada aturan baku — sesuaikan dengan kebijakan sekolah. Pola umum: ulangan harian bobot 1, tugas proyek bobot 1–2, ujian tengah/akhir semester bobot 2–3. Yang penting konsisten antar kelas yang paralel.
Bisakah nilai desimal diinput?
Bisa. Grid input menerima desimal, misalnya 87,5 — berguna untuk penilaian yang memakai rubrik berskor pecahan.
Apa yang terjadi jika TP dihapus?
Tautan TP pada asesmen terkait menjadi kosong, tetapi asesmen dan nilainya tidak ikut terhapus. Deskripsi rapor yang bergantung pada TP tersebut perlu diperiksa ulang.
Apakah guru mapel lain bisa mengubah nilai saya?
Tidak. Setiap guru hanya mengelola kelas dan mapel dalam lingkupnya sendiri, dan perubahan pada lingkup yang rapornya terkunci diblokir otomatis.
Alur yang Disarankan per Semester
- Di awal semester: susun TP untuk setiap mapel yang diampu.
- Setiap ada kegiatan penilaian: buat asesmennya, tautkan ke TP, lalu input nilainya di grid.
- Di akhir semester: tetapkan KKTP, periksa TP yang butuh remedial, lalu lanjut ke menu Rapor untuk hitung ulang dan penguncian.
Dengan alur ini, rekap nilai akhir semester bukan lagi pekerjaan begadang — melainkan hasil sampingan alami dari pencatatan yang rutin. Untuk inspirasi meningkatkan kualitas pembelajaran yang dinilai, baca 5 hal konkret yang bisa guru lakukan di kelas, dan untuk meringankan beban kerja secara umum, lihat 7 cara praktis mengurangi beban administrasi guru.
Kelola nilai tanpa spreadsheet berantakan. Daftar gratis di Jurnal Guru — pembuatan akun kurang dari semenit, dan setiap akun baru mendapat trial 2 hari dengan semua fitur terbuka, termasuk menu Nilai lengkap.